saya bukanlah orang yang begitu pandai berbahasa arab, tapi saya selalu mau belajar dan berbicara dengan bahasa arab.

bahasa arab adalah bahasa islam, islam dan bahasa arab tidak akan bisa dipisahkan satu sama lain.

tiada shalat selain dengan bahasa arab, dan tiada al-quran, melainkan yang berbahasa arab.

rasul pembawa risalah islam adalah orang arab yang berbahasa arab.

di barzakh dan akherat kelak, bahasa yang digunakan adalah bahasa arab.

hampir semua negara yang mayoritas penduduknya muslim, (kecuali indonesia dan negara-negara di asia tenggara lainnya) menggunakan bahasa arab sebagai bahasa nasional.

bahasa arab adalah salah satu bahasa yang digunakan secara resmi di PBB sebagai bahasa komunikasi internasional.   

  

7 Tanggapan ke “berbicaralah dengan bahasa arab!”

  1. qiqi berkata

    indonesia adalah negara yang berpenduduk islam terbesar di dunia, tapi kenapa kok bahasa nasionalnya bukan bahasa arab ya?

  2. hmcahyo berkata

    soalnya salah sejak awalnya… nggak pake bahasa arab… bahkan nenek/kakek kita dulu pada pinter bulis arab gundul sekarang juga udah langkah :(

  3. abraruna berkata

    zaman sekarang, belajar bahasa arab sudah tidak begitu perlu lagi. karena semua ilmu, agama dan umum, semuanya sudah bisa kita peroleh dari bahasa selain arab. bahasa inggris misalnya, ataupun bahsa indonesia sendiri. lihat saja, hampir semua buku-buku berbahasa arab, yang klasik maupun yang modern, semuanya sudah diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia.

  4. Abu RHAFFIQ berkata

    Ya..ya.. gua prihatin kepada Indonesia, Bangsa Indonesia termasuk ana sendiri.., gua udah berusaha berguru bahasa arab termasuk ke ustaduna wahabibina “Rusdianto” Abror Zamzami, selama kurang lebih 6 bulan tapi belum bisa juga, masalahnya kurang rutin tiap hari kali ya.
    Jadinya ya bahasa arab gua sekarang, masih versi “ARAB”PATIGENA…. Tolong dech gimana solusinya yg praktis gitu loh… .

  5. abraruna berkata

    seperti yang sering saya sampaikan, cintai bahasa arab, seringo ngomong dengan bahasa arab dan banyak membaca buku berbahasa arab, walaupun banyak yang tidak tahu artinya.

    tapi iki spo yo..? pernah belajar bahasa arab dengan “syaikh” abrar dimana? kapan?

    mosok sih, 6 wuLAN gak iso opo-opo?

  6. kuswandani berkata

    waduuuh, kasian dong, kalau di surga hanya ada bahasa arab…
    anak-anak yang lahir dan beragama islam tapi kebetulan tidak di tanah arab, dan tidak berbahasa arab…
    dimanakah kelak mereka akan menuju…
    kalau gak di surga… masa semua yang beragama baik dan menjalankan agama dengan baik harus dineraka-kan karena mereka tidak berbahasa arab…

    yuk ah, kita gali lagi.. apakah statemen adalah hadis Nabi, atau anjuran, atau kalaupun hadis, tapi itu memiliki makna yang tidak tunggal…

    ah, belajar lagi yuk….

  7. abrar berkata

    to kuswandani: mas, tidak ada yang mengatakan, kalau yang masuk surga itu hanya yang dulu di dunia, berbicara dengan bahasa arab.
    yang ada adalah, yang kelak Allah kehendaki masuk surga, otomatis akan bisa berbahasa arab. hal itu sesuai dengan hadis nabi yang diriwayatkan imam turmudzi dengan sanad yang hasan, agar kita mencintai orang arab dan bahasanya karena tiga hal: 1. karena aku (rasulullah) adalah orang arab 2. karena alquran diturunkan dengan bahasa arab 3. karena penduduk surga kelak, hanya berbicara dengan bahasa arab.
    jadi, apapun bangsa kita, lahir dimanakah kita, tetap akan bisa masuk surga. asalkan beriman kepada Allah swtdan segenap rukun iman dan islam serta mengamalkan semua yang diimaninya sesuai dengan tuntunan rasulullah saw.

Tinggalkan Balasan