Tak Berarti Sepele
“Jangan suka menyepelekan sesuatu yang sepele, agar tidak menjadi sepele” (Gus Mus).
Sesuatu yang sepele benar-benar akan menjadi sepele kalau kita menyepelekannya. Tapi, kalau kita tidak mnejadikannya sepele, maka iapun tidak akan menjadi sepele. Tak ada persolan besar apapun melainkan ia akan tampak kecil kalau kita menyepelekannya. Tak ada suatu masalah sekecil apapun, kalau kita mendramatisirnya melainkan ia akan membesar. Read the rest of this entry
Percaya Sihir?
Ketika dulu saya masih di Surabaya, saya biasa membantu bu de saya jualan daging di Pasar Kedungrejo, Waru, Sidoarjo. Bu de buka lapak biasanya jam dua malam. Sebab jam tiga sampai jam empat, itu adalah puncak ramenya pasar. Bu de biasanya berangkat ke pasar setelah shalat tahajjud. Yang saya ingin ceritakan di sini bahwa sebelum kami buka lapak, setiap malam kami harus membersihkan lapak dari sampah yang berserakan. Tapi, sampah yang kami bersihkan bukanlah plastik, daun, kertas atau benda-benda lain seperti sampah kebanyakan yang biasa kita jumpai di pasar-pasar atau tempat sampah pada umumnya. Tapi ini adalah sampah aqidah! Read the rest of this entry
Satu Lagi Buat Ibu
Tidak ada bapak negara, yang ada ibu negara. Tak ada bapak kota, yang ada ibu kota. Gak ada bapak rumah tanggga, yang ada ibu rumah tangga. Mboten wonten bapak pertiwi, yang ada ibu pertiwi. Tadek bapak-bapak PKK, yang ada ibu-ibu PKK. Dan ibu adalah makhluk Tuhan yang paling seksi. Seksi karena banyak mendapatkan perhatian perhatian dari manusia paling agung dan mulia di jagad ini, Muhammad saw. Yakni ketika beliau ditanya perihal manusia yang harus mendapatkan perhatian lebih dari anak Adam, beliau menjawab “Ibumu, ibumu, ibumu!” Read the rest of this entry
Aku Cinta Indonesia
Aku lahir di tanah ini
Aku makan berasnya
Aku minum airnya
Ku nihahi juga wanitanya
Ayah ibuku juga lahir di tanah ini
Aku beranak pinak di buminya
Aku hirup udaranya
Aku tapaki jalan-jalannya
Indonesia tumpah darahku
Indonesia tanah airku
Indonesia rumah besarku
Indonesia selaksa tamanku
Maka, aku cinta Indonesia
Misteri Jodoh Itu
Jodoh memang misteri. Tak seorang pemuda pun yang tahu siapa wanita yang kelak akan diperistri. Maka, karenanya jodoh itu memang harus dicari. Juga tak seorang gadis pun yang mengaetahui siapa lelaki yang akan menjadi suaminya nanti. Tapi, itu bukan berarti dia harus terus menanti. Karena sejatinya dinamika taqdir Allah itu tak pernah berhenti. Untuk itu, wahai pemuda pemudi yang berhasrat hendak menikah, kejarlah kekasih hatimu di setiap sendi. Telisiklah setiap rimbun, dan jangan pernah berhenti.
Jodoh memang taqdir Allah. Sebagaimana nasib baik dan buruk manusia, semuanya memang adalah taqdir Allah. Termasuk juga kematian (ajal), itu adalah taqdir Allah. Tapi, kecuali ajal, semua taqdir yang telah Allah buat, masih sangat mungkin untuk berubah. Lho, kok? Yaps! Karena sejatinya taqdir itu adalah ketentuan Allah yang belum bersifat final dan mengikat. Taqdir baru bersifat final dan tak bisa diganggu gugat, kelak ketika ia sudah terjadi menjadi qadhaa`. Read the rest of this entry
Soempah Pemoeda
Kami putra dan putri Indonesia
Mengaku bahwa pemimpin kami hari ini bukanlah pemimpin bangsa
Kami putra dan putri Indonesia
Mengaku bahwa pemimpin kami adalah pimpinan partai politik
Kami putra dan putri Indonesia
Mengaku bahwa para pemimpin kami sekarang hanya memperkaya diri
Kami putra dan putri Indonesia
Mengaku bahwa kemiskinan belum menjadi perhatian pemimpin kami
Kami putra dan putri Indonesia Read the rest of this entry
Apa Kabar Ketakwaan Kita?
Sudah tiga minggu-an Ramadhan meninggalkan kita. Hari-hari yang dipenuhi oleh ketaatan itu memang sudah berlalu. Siangnya yang teruntuk menahan lapar puasa, malamnya yang teruntuk menahan penat qiyam taraweh dan tadarus itu memang telah meninggalkan kita. Kita semua tak pernah tahu apakah pada kedatangannya tahun depan kita masih hidup, ataukah kita sudah mati.
Sodara, bulan Ramadhan itu memang telah pasti akan datang pada setiap tahunnya. Bulan yang pangkalnya adalah rahmat, tengahnya adalah ampunan dan ujungnya adalah pembebasan dari api neraka itu memang selalu berputar bersama waktu. Ia tetap akan sampai kesini kembali sesuai dengan masanya. Tapi, yang tidak pasti adalah umur kita. Tak seorang pun kita yang bisa memperediksi apakah tahun depan umur kita masih ada. Tak satu pun diantara kita yang bisa menjamin bahwa ruh kita akan tetap membersamai jasad kita tahun depan. Karena memang tak satu pun manusia yang bisa menghindar dari sergapan ajal. “Mereka (manusia) tak akan bisa menunda atau memajukannya sesaat pun” begitu kata Allah dalam al-Quraan. Read the rest of this entry
Puasa Menutup Aurat
Puasa Menutup Aurat
Tentang kewajiban menutup kepala sebagai bagian dari aurat perempuan, sudah menjadi kesepakatan mayoritas ulama di seluruh belahan dunia, dari dulu sampai kini. Yang tidak menganggap jilbab sebagai ajaran Islam yang wajib ditunanikan, hanyalah ulama nyeleneh atau yang berhaluan liberal. Read the rest of this entry